Untukmu seseorang yang berbahagia
Untukku seorang yang terluka
Lewat goresan pena
Yang kutulis tanpa makna
Yang kulihat tanpa peta
Tapi kurasa dengan sang perasa
Kucoba lukiskan kepedihan
Yang menggelayuti setiap fikiran
Betapa kejam waktu yang aku rasakan
Melewati berjuta kesengsaraan
Tapi kurasa dengan keperhatian
Untukmu yang merasakan senang
Jangan pernah buta akan sebuah ketenangan
Karena kebohongan tak akan pernah kelihatan
Halus bagai tak ada kejadian
Padahal dusta bergentanyangan
Saat kejujuran disahuti oleh kebohongan
Senyum palsulah yang terlihat begitu manis
Tanpa ada yang tahu
Bagaimana tersiksanya hati yang tergores
Kucoba tuk selimuti semua keadaan
Tersenyum agar terlihat biasa saja
Tertawa seakan tak ada yang beda
Padahal hati tak pernah bisa berdusta
Bukan aku yang memintanya
Tapi semua terasa begitu saja
Menyakitkan sebenarnya
Tapi aku mencoba menikmatinya
Agar semua terlihat tetap indah
Tanpa mereka tahu hati ini terluka
Biar saja waktu nanti, menikmati kisah ini...
Jika saatnya telah datang
Kamu akan mengerti
Akan kamu temui jawaban
dari setiap 'mengapa' yang slalu bermain dipikiranmu
Oh hati.... bersabarlah